GTranslate

English Indonesian Italian Portuguese Russian Spanish
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday79
mod_vvisit_counterYesterday72
mod_vvisit_counterThis week378
mod_vvisit_counterLast week546
mod_vvisit_counterThis month1634
mod_vvisit_counterLast month66463
mod_vvisit_counterAll days287648

We have: 1 guests online
Your IP: : 54.81.170.136
 , 
Today: April 23, 2014

Analisis dan Isu-isu strategis

PDFPrintE-mail

PERMASALAHAN PEMBANGUNAN
Ciri utama perkotaan adalah pertumbuhannya yang cepat. Penduduk tumbuh cepat terutama karena faktor migrasi. Akibatnya kepadatan penduduk kota tinggi.  Jumlah penduduk yang besar dan pertumbuhan yang tinggi menyebabkan masalah perkotaan kompleks, diantaranya:

  • Kebutuhan perumahan tinggi dan banyaknya rumah tidak layak huni serta tumbuhnya kawasan kumuh.
  • Tingginya volumen sampah bsementara kemampuan mengelolanya masih terbatas dan daya tampung tempat pembuangan ahir semakin menurun.
  • Drainase semakin memburuk karena pendangkalan dan penyempitan baik karena sampah maupun dimanfaatkan untuk perumahan dan usaha. Sementara volume air makin meningkat karena buruknya resapan air akibat semakin banyak kawasan terbangun.
  • Sungai dan laut tercemar karena sampah maupun kegiatan masyarakat baik untuk permukiman maupun usaha. Di sisi lain kapasitas sungai menampung air berkurang sementara volume air makin tinggi karena resapan yang makin rendah.
  • Tingginya kebutuhan akan rumah dan tempat usaha menyebabkan banyak kawasan lindung rusak dan termanfaatkan. Kondisi ini akan memperburuk daya dukung lingkungan.
  • Kondisi lingkungan makin kurang sehat dan pola makan dan pola hidup tidak memperhatikan aspek kesehatan sehingga jenis dan penyebaran penyakit makin beragam.
  • Kebutuhan pendidikan juga meningkat sementara daya tampung terutama untuk tingkat menengah (SMA) masih rendah. Di sisi lain rendahnyan pendapatan menyebabkan sebagian masyarakat tidak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
  • Terbatasnya lapangan kerja dan rendahnya keterampilan sebagian besar tenaga kerja menyebabkan banyak pengangguran serta produktivitas yang belum memuaskan.
  • Perkembangan sektor informal (perdagangan, transportasi, industri dan lainnya) pesat karena menjadi jalan keluar bagi masyarakat yang tidak mampu masuk di sektor formal karena keterbatasan pengetahuan, keterampilam, dan modal.
  • Sebagai ibu kota propinsi, Kota Bandar Lampung harus mampu memberikan pelayanan terbaik baik di bidang ekonomi, pemerintahan, maupun budaya. Hal ini menuntut peningkatan pelayanan baik ketersediaan infrastruktur maupun fasilitas umum-sosial.
  • Cepatnya pertumbuhan penduduk dan ekonomi menyebabkan makin besarnya konflik penggunaan lahan. Hal ini menuntut kesigapan pemerintah dalam mengelola tata ruang.
  • Penyandang masalah kesejahteraan sosial cukup tinggi akibatnya banyaknya penduduk yang tidak memiliki daya saing sehingga harus menganggur atau bekerja dengan pendapatan tidak layak.
  • Mobilitas penduduk sangat tinggi akibatnya frekwensi lalu lintas tinggi sehingga menyebabkan kemacetan pada bebarapa wilayah. Kecenderungan yang ada kemacetan akan makin meluas.
  • Posisi Bandar Lampung yang strategis secara geografis dan moda transportasi¬† serta adanya kegiatan skala besar yang digagas pemerintah provinsi menuntut kota untuk mereposisi dan mendefinisi ulang perannya dengan menanggapi kecenderungan skala besar yang akan segera berkembang di Provinsi Lampung.
  • Pelayanan publik dan birokrasi belum berada pada kondisi yang memuaskan. Semengtara permasalahan kota yang kompleks membutuhkan pengelolaan yang cepat dan baik.

 

ISU STRATEGIS
Isu strategis adalah kondisi atau hal yang harus diperhatikan atau dikedepankan dalam perencanaan pembangunan karena dampaknya yang signifikan bagi entitas (daerah/masyarakat) di masa datang. Suatu kondisi/kejadian yang menjadi isu strategis adalah keadaan apabila tidak diantisipasi akan menimbulkan kerugian yang lebih besar; atau sebaliknya, dalam hal tersebut tidak dimanfaatkan maka akan menghilangkan peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang pula.

Karekteristik suatu isu strategis adalah kondisi atau hal yang bersifat penting, mendasar, berjangka panjang, mendesak, bersifat kelembagaan/keorganisasian dan menentukan tujuan di masa yang akan datang. Secara teknokratis, penentuan sesuatu atau kondisi menjadi isu strategis dapat didukung dengan menerbitkan pedoman atau kriteria oleh Kepala Daerah , sedangkan secara populis, penetapan isu strategis dapat merupakan kesepakatan multipihak dari sekian banyak stakeholders. Berdasarkan penggabungan kedua pendekatan tersebut, di bawah ini akan diuraikan secara rinci tentang berbagai isu strategis baik dalam skalan nasional, provinsi Lampung maupun Kota Bandar Lampung yang memiliki pengaruh signifikan dalam pembangunan Kota Bandar Lampung lima tahun mendatang.

Agenda Bappeda Kota Bandar Lampung